Praktikum 11 - Manajemen User dan Group

 

PRAKTIKUM 11

MANAJEMEN USER DAN GROUP



SISTEM OPERASI

DOSEN PENGAMPU: MOHAMMAD FATHURAHMAN, S.T., M.T.

 

DISUSUN OLEH:

ALVIANA SIRAJUDIN – 2103421024

BM 5A

 

PROGRAM STUDI BROADBAND MULTIMEDIA

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO

POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

                                                                                2023

POKOK BAHASAN

  • Manajemen user
  • Manajemen group

TUJUAN BELAJAR

Setelah memperlajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu:

  • Menambah, memodifikasi dan menghapus user
  • Menambah dan menghapus group

DASAR TEORI


Pada Linux Red Hat, informasi tentang user account dan groups disimpan dalam

beberapa file teks dalam direktory /etc/. Jika sistem administrator membuat user baru, file tersebut harus diedit atau aplikasi harus digunakan untuk perubahan teresebut.

 

1   FILE /etc/passwd

File /etc/passwd adalah file yang berisi daftar user yang dipisahkan dengan baris. Setiap baris berisi informasi mengenai :

·    Username nama user yang diketik saat login sistem

·    Password berisi pasword yang di-e nkripsi (atau x bila shadow password digunakan)

·    User ID (UID)        bilangan numerik yang ekuivalen dengan username yang menjadi acuan sistem.

·    Group ID (GID) — bilangan numerik yang ekuivalen dengan nama group primer yang menjadi acuan sistem.

·    GECOS — nama histori, kolom GECOS[1] bersifat opsional dan digunakan untuk menyimpan informasi tambahan (seperti nama lengkap user).

·    Home directory path absolut untuk home directory dari user.

·    Shell program yang otomatis dijalankan bila user login.       Berupa command intepreter (biasanya disebut shell)

Contoh isi file /etc/passwd :

root:x:0:0:root:/root:/bin/bash

Baris idatas menunjukkan root user mempunyai shadow password, UID dan GID nya 0. User root mempunyai home directory /root/ dan menggunakan shell /bin/bash.

 

2   FILE /etc/group

File /etc/group adalah file yang berisi daftar group yang dipisahkan per baris.

Setiap baris terdiri dari 4 kolom, yang berisi informasi mengenai :

·  Group name nama group.

·  Group password — Bila di-set, mengijinkan user yang bukan bagian dari group bergabung ke dalam group dengan menggunakan printah newgrp dan mengetikkan password. Jika lebih kecil dari x, maka shadow group password digunakan.

·  Group ID (GID) Bilangan numerik yang ekuivalen dengan group name.

·  Member list — daftar user yang menjadi milik group. Contoh baris pada file /etc/group:

general:x:502:juan,shelley,bob

Baris diatas menunjukkan, group general menggunakan password shadow, mempunyai GID 502 dan anggota juan, shelley dan bob. ]

 

3. APLIKASI USER ACCOUNT DAN GROUP

Terdapat dua tipe dasar aplikasi yang digunakan untuk mengatur user account dan group pada sistem Linux Red Hat :


·  Aplikasi Graphical User Manager

·  Perintah pada virtual console

Baik aplikasi User Manager dan utilitas perintah membentuk task yang sama, perintah mempunyai kelebihan dalam skrip yang lebih mudah diotomatisasi.

Tabel  berikut berisi beberapa  perintah  yang  umum  untuk  membuat  dan

mengatur user command dan group :

 

Aplikasi

Fungsi

/usr/sbin/useradd

Menambah user account. Digunakan untuk keanggotaan

primer dan sekunder

/usr/sbin/userdel

Menghapus user account

 

 

/usr/sbin/usermod

Meng-edit atribut account termasuk beberapa fungsi yang berhubungan dengan masa berlaku password. Juga digunakan untuk menentukan keanggotaan primer dan

sekunder

 

passwd

 

 

 

/usr/sbin/chpasswd

Melakukan setting password. Selain untuk mengubah password user juga untuk mengontrol semua aspek tentang masa berlaku password

Membaca file yang berisi username dan password dan update

setiap password user

chage

 

chfn

Mengubah masa berlaku password user. Perintah passwd juga digunakan untuk tujuan ini

Mengubah informasi GECOS user

chsh

Mengubah shell default user

 

Tabel berikut berisi beberapa perintah untuk membuat dan mengatur group :

Aplikasi

Fungsi

 

/usr/sbin/groupadd

 

 

/usr/sbin/groupdel

Menambah group, tetapi tidak menentukan user pada group tersebut. Perintah useradd dan usermod digunakan untuk menentukan user pada group yang ada.

Menghapus group

/usr/sbin/groupmod

Memodifikasi nama group adau GID, tetapi tidak mengubah

 

keanggotaan    group.       Perintah    useradd   dan    usermod

menentukan user pada group yang ada.

 

 

gpasswd

Mengubah keanggotaan group dan melakukan setting password untuk mengijinkan anggota selain group tersebut yang mengetahui password group untuk bergabung.  Juga

digunakan untuk menentukan administrator group

/usr/sbin/grpck

Memeriksa integritas file /etc/group dan /etc/gshadow

 

TUGAS PENDAHULUAN


1.  Apakah dari file /etc/passwd ? Jelaskan isi dari satu baris pada file ini.

Jawab:

        File /etc/passwd adalah sebuah file teks yang menyimpan informasi akun pengguna pada sistem operasi Unix dan Linux. Setiap baris dalam file ini mewakili satu entitas pengguna dan berisi sejumlah kolom yang memuat informasi terkait.

Format umum dari satu baris dalam file /etc/passwd adalah sebagai berikut:

username:password:UID:GID:GECOS:home_directory:login_shell


Di sini, penjelasan singkat untuk setiap kolom:

1. username: Nama pengguna (username) yang digunakan untuk masuk ke sistem.

2. password: (Biasanya diwakili sebagai "x") Awalnya berisi hash password, tetapi sekarang sering kali disimpan di file /etc/shadow atau setara yang lebih aman.

3. UID: User ID, merupakan identifikasi numerik unik untuk pengguna.

4. GID: Group ID, identifikasi numerik untuk grup pengguna.

5. GECOS: Informasi tambahan mengenai pengguna (biasanya nama lengkap atau informasi kontak).

6. home_directory: Direktori utama pengguna.

7. login_shell: Shell pengguna yang digunakan setelah login.


Sebagai contoh, baris berikut mewakili pengguna "john" dengan UID 1001, GID 1001, dan shell "bash":

john:x:1001:1001:John Doe:/home/john:/bin/bash


2.  Apakah dari file /etc/group ? Jelaskan isi dari satu baris pada file ini.

Jawab:

    File /etc/group adalah salah satu file konfigurasi pada sistem operasi Unix dan Unix-like yang menyimpan informasi tentang grup-grup pengguna di sistem tersebut. Setiap baris dalam file ini mewakili satu grup dan memiliki struktur yang terdefinisi.

Secara umum, format baris pada file /etc/group adalah sebagai berikut:
nama_grup:sandi:ID_grup:anggota1,anggota2,...


Penjelasan singkat untuk setiap kolom:

1. nama_grup: Nama dari grup tersebut.
2. sandi: (biasanya "x") Menyimpan sandi terenkripsi untuk grup (dalam file /etc/gshadow). Saat ini, sandi grup sering dienkripsi dan disimpan di file terpisah untuk keamanan.
3. ID_grup: Nomor identifikasi unik untuk grup.
4. anggota1,anggota2,...: Anggota-anggota individu yang termasuk dalam grup tersebut.

Sebagai contoh, jika kita memiliki baris sebagai berikut:
developers:x:1000:user1,user2,user3

Maka penjelasannya adalah:
- Nama grup: developers
- Sandi: x (dipindahkan ke /etc/gshadow)
- ID grup: 1000
- Anggota: user1, user2, dan user3

3. Sebutkan perintah yang digunakan untuk membuat user baru dan berikan contohnya.

Jawab:

    Untuk membuat user baru di sistem operasi Unix/Linux, Anda dapat menggunakan perintah `useradd`. Berikut adalah contoh penggunaan perintah tersebut:

sudo useradd nama_pengguna_baru

Contoh: sudo useradd john_doe

    Perintah di atas akan membuat pengguna baru dengan nama "john_doe". Setelah itu, Anda mungkin perlu mengatur kata sandi dan konfigurasi tambahan menggunakan perintah lain seperti `passwd` atau `usermod`.


4. Sebutkan perintah yang digunakan untuk membuat group baru dan berikan contohnya.

Jawab:

    Untuk membuat grup baru di berbagai sistem atau platform, perintah yang digunakan bisa bervariasi. Sebagai contoh, jika kita berbicara tentang sistem operasi Linux, perintah `groupadd` dapat digunakan.

Contoh penggunaan perintah `groupadd`: groupadd nama_grup_baru

    Misalnya, jika kita ingin membuat grup dengan nama "tim_pengembang," kita dapat menjalankan perintah:

groupadd tim_pengembang

    Perintah ini akan membuat grup baru dengan nama "tim_pengembang" di sistem Linux. Jangan lupa bahwa perintah untuk membuat grup dapat bervariasi tergantung pada sistem operasi atau platform yang digunakan.


5. Sebutkan perintah yang digunakan untuk menghapus user dan group. Berikan contohnya.

Jawab:

    Untuk menghapus pengguna (user) pada sistem Linux, perintah yang umum digunakan adalah `userdel`. Berikut adalah contoh penggunaan perintah tersebut:

sudo userdel nama_pengguna

Gantilah "nama_pengguna" dengan nama pengguna yang ingin Anda hapus.

Sementara itu, untuk menghapus grup (group), perintah yang umum digunakan adalah `groupdel`. Berikut contohnya:

sudo groupdel nama_grup

Gantilah "nama_grup" dengan nama grup yang ingin Anda hapus. Pastikan tidak ada pengguna yang masih tergabung dalam grup tersebut sebelum mencoba menghapusnya.


6.   Apa yang dimaksud dengan perintah usermod dan groupmod ?

Jawab:

    Perintah `usermod` dan `groupmod` adalah perintah dalam sistem operasi Linux/Unix yang digunakan untuk mengelola pengguna (user) dan grup pengguna (group).

1. usermod:

   - Fungsi: Mengubah atribut pengguna seperti nama pengguna, direktori kerja, shell, dan lainnya.

   - Contoh Penggunaan: `sudo usermod -l newusername oldusername` (mengubah nama pengguna)

2. groupmod:

   - Fungsi: Mengubah atribut grup pengguna seperti nama grup.

   - Contoh Penggunaan: `sudo groupmod -n newgroupname oldgroupname` (mengubah nama grup)

    Kedua perintah ini membantu administrator sistem untuk mengelola pengguna dan grup dengan cara yang fleksibel dan efisien. Perhatikan bahwa penggunaan perintah ini memerlukan hak administratif (biasanya dengan menggunakan `sudo`).

PERCOBAAN


Percobaan 1: Melihat file /etc/passwd dan /etc/group

1.             Lihatlah isi file /etc/passwd dan sebutkan kolom apa saja yang terdapat pada setiap baris.

# cat /etc/passwd | more




Analisa: Berisikan semua informasi yang berkaitan dengan user account dan system account yang dibutuhkan pada saat login dan akses pada program lain dan more untuk melihat info lebih banyak dalam satu layar penuh.

2.             Lihatlah isi file /etc/group dan sebutkan kolom apa saja yang terdapat pada setiap baris.

# cat /etc/group | more



Analisa: berisikan semua file yang berisi daftar group yang dipisahkan per baris dan more untuk melihat info lebih banyak dalam satu layar penuh



Percobaan 2: Menambah group user

1. Buatlah 3 group user baru dengan perintah groupadd. Perhatikan informasi
group user baru pada file /etc/group.

# groupadd friend

# groupadd classmate 

# groupadd neighbour 



# cat /etc/group




Percobaan 3:Menambah User

1.         Buatlah user baru dengan perintah useradd.    Perhatikan perubahan isi file /etc/passwd setelah pembuatan user baru.        Juga perhatikan apakah home direktory setiap user juga dibuat pada saat pembuatan user baru

# useradd –g friend bob 

# grep bob /etc/passwd 

# useradd lili

# passwd lili

# grep lili /etc/passwd

# ls –l /home




Analisa: Perintah di atas, merupkan cara pembuatan user baru dengan perintah useradd. Opsi -g pada perintah useradd untuk menentukan group dari user yang dibuat.

2.             Opsi –g pada perintah useradd untuk menentukan group dari user yang dibuat.

# useradd –g neighbour jane

# ls –l /home



Analisa: Menambah user baru bernama jane kedalam group neighbour dengan opsi -g

Percobaan 4: Memodifikasi group dari user

1. Dengan perintah usermod, modifikasi group dari Setiap user merupakan milih suatu group primer dan kemungkinan juga bagian dari group lain (supplementary group). Untuk memodifikasi group dari suatu user dapat digunakan perintah usermod.

# usermod –g classmate -G friend,neighbour bob

# usermod –g friend -G classmate lili



Analisa: Perintah usermod –g classmate –G friend,neighbour bob untuk memodifikasi group dari suatu user yang dimana bob dimasukkan ke dalam group classmate, friend, dan neighbour. Command (–g) untuk group lama yang sudah ada. Command (–G) untuk group baru yang ingin ditambahkan. Untuk lili juga sama

Percobaan 5: Melihat group dari user

1.  Lihat group dari seorang user dengan perintah groups.

# groups bob 

# groups lili 

# groups jane




Analisa: Dengan menggunkan perintah #groups <user> maka akan menghasilkan output group yang dimilik oleh user.


Percobaan 6: Mengubah Password User

   1.         Root dapat mengubah password dari user.

# passwd bob



Analisa: Pada saat didalam root kita dapat mengubah atau mensetting password untuk user lain contohnya disini berada dalam root dari user ranwitry namun bisa mengubah password untuk user bob dengan menjalankan perintah #passwd bob.

2.         Password yang diubah dengan perintah usermod merupakan file enkripsi, sehingga tidak dapat digunakan sebagai passwrod pada saat login.# useradd –g friend diane

# usermod –p diane diane


3.         Cobalah login sebagai diane, apakah anda dapat login ?


       Analisa:   Saya tidak dapat login sebagai diane karena penggunaan perintah usermod yang merupakan file enskripsi sehingga tidak dapat dugunakan sebagai password untuk login.


4.         Cobalah mengubah password user dengan login pada user yang bersangkutan. Login sebagai user, dan ubahlah password user.

$ passwd



Percobaan 7: Menghapus User

1. Hapus user dengan menggunakan perintah userdel. Opsi – r untuk menghapus seluruh isi home directory.

# userdel –r bob

# userdel –r lili 

# userdel –r jane 

# userdel –r diane





Analisa: Setelah menjalankan perintah tersebut maka jumlah user akan kembali seperti semua karena perintah tersebut digunakan untuk menghapus user yang ada .


Percobaan 8: Menghapus Group


1.  Hapus group dengan menggunakan perintah userdel.

# groupdel friend

# groupdel classmate

# groupdel neighbour




Percobaan 9: Ijin Akses

1.  Hapus home direktory.

# rmdir /home/bob 

# rmdir /home/lili 

# rmdir /home/jane 

# rmdir /home/diane






KESIMPULAN

    Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan, kesimpulan utama adalah bahwa seluruh eksperimen dilakukan dengan hak akses root, memungkinkan pemanipulasian tingkat sistem. Pada uji coba ini, berhasil menciptakan lebih dari satu pengguna dengan perintah `useradd`, memperluas kemampuan manajemen pengguna. Selanjutnya, ditemukan bahwa pengguna root dapat mengganti kata sandi pengguna lain dengan mudah menggunakan perintah `passwd <nama_pengguna>`.

    Namun, disadari bahwa perintah `usermod` tidak dapat digunakan dalam mengubah kata sandi pengguna. Kemampuan ini sepenuhnya terletak di bawah perintah `passwd`. Hal ini menunjukkan bahwa proses modifikasi atribut pengguna membutuhkan pendekatan yang berbeda dari sekedar memodifikasi informasi sandi.

    Terakhir, eksperimen menunjukkan bahwa pengguna dapat ditempatkan dalam satu grup atau keanggotaan yang sama, memanfaatkan perintah `groupadd` dan `usermod`. Tindakan ini memungkinkan pembentukan kelompok pengguna yang memiliki hak akses atau izin yang serupa, menyederhanakan manajemen izin dan memfasilitasi administrasi pengguna dalam skala lebih besar. Dengan demikian, eksperimen ini memberikan wawasan tentang kemampuan manajemen pengguna dan grup dalam sistem operasi Linux.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Praktikum 7 - UNIX System Call dan Manajemen Memori

Praktikum 12 - Manajemen Aplikasi